Kuala Kurun – Maraknya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi belakangan ini di wilayah Kabupaten Gunung Mas, khususnya di Kota Kuala Kurun, menimbulkan kekhawatiran bagi berbagai pihak. Kebakaran yang terjadi tidak hanya di pinggiran kota, tetapi juga di kawasan dalam kota, sehingga meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan instansi pemerintah.

Salah satu instansi yang merasa perlu mengambil langkah pencegahan adalah Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Gunung Mas. Lingkungan kantor yang dikelilingi semak belukar dan rumput kering dinilai memiliki risiko tinggi apabila terjadi kebakaran lahan.
Kekhawatiran tersebut tidak hanya dirasakan oleh Kepala DP2KBP3A, dr. Rina Sari, M.M., tetapi juga seluruh pegawai yang bekerja di lingkungan dinas tersebut. Atas dasar itu, dilaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan area kantor yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas.

“Pak, saya sangat khawatir dengan lingkungan kantor kita ini. Kiri, kanan, dan belakang semuanya merupakan lahan kering yang ditumbuhi rumput tebal. Saya khawatir api akan merambat hingga ke lingkungan kantor kita,” ujar dr. Rina Sari, M.M., saat berbincang di sekretariat pada Jumat lalu.

Menindaklanjuti kekhawatiran tersebut, seluruh pegawai DP2KBP3A sepakat melaksanakan kerja bakti membersihkan semak, rumput liar, dan area sekitar kantor pada selasa 8 Sebtember 2026, sebagai upaya pencegahan terhadap potensi kebakaran.

Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan lingkungan kantor menjadi lebih bersih, aman, dan terhindar dari ancaman kebakaran lahan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian bersama dalam menjaga keselamatan lingkungan kerja sekaligus mendukung upaya pencegahan bencana di Kabupaten Gunung Mas. Sekretariat|DP2KBP3A| Yop