Suasana berbeda tampak dalam apel pagi rutin yang digelar Dinas P2KBP3A Kabupaten Gunung Mas, Selasa (21/4/2026). Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, seluruh petugas apel didominasi oleh perempuan yang tampil anggun mengenakan kebaya.
Petugas apel kali ini diisi oleh para perempuan, di antaranya Pemiluwati, ST sebagai MC, Wintiani, S.Kep., Ners sebagai pembina upacara, serta Esgini, SE yang bertugas sebagai pembina apel.

Sementara itu, pengibar bendera dipercayakan kepada Yetri, Rahyuni, S.Kom, Apriana, ST, dan Lira Peronika Puspita Sari, A.Md. Pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dilakukan oleh Yeni Pratiwi, A.Md, serta dirigen lagu pengiring kenaikan bendera dipimpin oleh Ibu Nopta Erina.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Momen ini menjadi pengingat akan perjuangan R.A. Kartini yang dikenal dengan keberanian, semangat belajar, serta pemikiran maju dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

Dalam amanatnya, Sekretaris Dinas P2KBP3A Kabupaten Gunung Mas, Esgini, SE menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah.
“Semangat Kartini harus terus kita hidupkan, terutama bagi perempuan-perempuan hebat di Kabupaten Gunung Mas. Kita dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, disiplin, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Esgini.
Ia juga menegaskan bahwa peran perempuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas semakin signifikan, termasuk dalam menduduki posisi-posisi strategis. Meski demikian, sinergi antara perempuan dan laki-laki tetap menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah.

“Perempuan dan laki-laki memiliki peran yang sama penting. Kita harus saling melengkapi dan mengisi untuk mewujudkan Kabupaten Gunung Mas yang lebih maju,” tambahnya.
Lebih lanjut, para ASN perempuan didorong untuk terus mengembangkan kapasitas diri serta membangun kepercayaan diri dalam berkontribusi di berbagai sektor, termasuk sektor strategis pemerintahan.
“Jangan pernah ragu untuk berkembang. Tingkatkan kemampuan diri dan percaya bahwa perempuan mampu bersaing serta memberikan kontribusi nyata,” tutupnya. P2KBP3A (Yop)
