Peran Strategis Perempuan dalam Penguatan Budaya Integritas

KUALA KURUN – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Gunung Mas mengikuti Tayang Bincang Anindhacitya yang digelar Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Tengah dengan tema “Peran Perempuan dalam Penguatan Budaya Integritas”.

Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Kantor Perwakilan BPKP Kalteng.Dari Kabupaten Gunung Mas, tiga orang perwakilan bidang terkait mengikuti dari Aula Inspektorat Kabupaten Gunung Mas di Kuala Kurun.

Kegiatan menghadirkan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Linae Victoria Aden,M.M.Kes., sebagai narasumber.Dalam paparannya, dr. Linae menegaskan perempuan memiliki peran sangat penting dalam membangun budaya integritas, baik di keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan.

“Integritas tidak hanya soal kepatuhan pada aturan, tetapi juga menyangkut kejujuran, tanggung jawab, konsistensi antara perkataan dan perbuatan, serta keberanian menjunjung nilai kebenaran

Sebagai ibu, pendidik, dan bagian dari masyarakat serta pemerintahan, perempuan memiliki posisi strategis menanamkan nilai integritas sejak dini. Nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, dan keteladanan yang dibangun dalam keluarga menjadi fondasi pembentukan karakter generasi berintegritas.

Perempuan yang berkapasitas, berintegritas, dan berani mengambil peran dalam pengambilan keputusan juga dinilai mampu mendorong tata kelola pemerintahan yang baik dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Gunung Mas, dr. Rina Sari, M.M., menyampaikan kegiatan ini menjadi motivasi bagi perangkat daerah untuk memperkuat program pemberdayaan perempuan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan kemandirian, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai integritas.

“Perempuan memiliki posisi yang sangat strategis, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat. Perempuan yang berdaya dan berintegritas dapat menjadi penggerak perubahan positif,” ujar dr. Rina.

Ia berharap dukungan lintas sektor terus diperkuat agar program pemberdayaan perempuan berjalan berkelanjutan dan mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan daerah. DP2KBP3A|Sekretariat|| Yop|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *