Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Upacara Jadi Momentum Perkuat Komitmen Perlindungan Anak di Gunung Mas

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 melalui upacara yang berlangsung khidmat. Upacara yg dilaksanakan di halaman gedung kantor DP2KBP3A Kuala kurun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak, melindungi, serta menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi seluruh anak.

Upacara peringatan HAN ke-42 dilaksanakan oleh DP2KBP3A ini diikuti oleh seluruh pegawai dinlingkungan Dinas P2KBP3A , para pelajar, Forum Anak Daerah, Forum Generasi Berencana (GenRe),

Pelaksanaan upacara tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perhatian, perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan kesempatan untuk tumbuh serta berkembang secara optimal.

Dalam momentum Hari Anak Nasional tahun ini, Kepala Dinas DP2KBP3A dr. Rina Sari M.M menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan fisik, psikis, seksual, perundungan, eksploitasi, serta berbagai bentuk perlakuan yang dapat menghambat tumbuh kembang anak.

Keterlibatan anak dalam berbagai kegiatan peringatan HAN juga menjadi bagian penting. Anak tidak hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan, tetapi juga sebagai subjek yang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, berpartisipasi, berkreativitas, serta memperoleh ruang yang aman untuk mengembangkan potensi dirinya. Dalam pelaksanaan upacara HAN kali ini selain pegawai di lingkup DP2KBP3A juga melibatkan Unsur dari Forum anak sebagai petugas upacara

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui perangkat daerah terkait terus mendorong terwujudnya kebijakan dan program yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Upaya tersebut membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat.

Peringatan HAN ke-42 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab kolektif. Keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi anak memiliki peran strategis dalam memberikan kasih sayang, pendidikan karakter, pengawasan, serta perlindungan.

Mentri Perlindungan anak dan Perlindungan Perempuan Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi dalam Amanatnya yang di bacakan Oleh Kepala Dinas DP2KBP3A kabupaten Gunung Mas dr. Rina Sari M.M, Menyampaiakn “Sesuai dengan Keputusan presiden Nomor 44 tahun 1984, memandatkan bahwa pemerintah, baik di tingkat pusat, daerah dan perwakuilan RI di luar Negeri serta masyarakat bersama-sama memperingati Hari Anak Nasional sebagai momentum penting untuk mengempanyekan Pemenuhan hak anak atas hak hidup, Tumbuh, berkembang, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminisasi”

Arifatul Choiri Fauzi mengajak seluruh kementrian dan lembaga pemerintah daerah ,dunia usaha, ormas, media, lembaga,pendidikan, komuditas,kelurarga, serta seluruh anak di Indonesia untukl menjadi bagian dari Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) “Mari kita pastikan seamangat ini bergema dari kota hingga pelosok desa, dan ruang kelas hingga di ruang digital, hingga setiap anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia dihormati, dan bisa di dengar suaranya serta terpenuhi hak haka anak” ujar Chpiri

Melalui peringatan Hari Anak Nasional, diharapkan seluruh anak di Kabupaten Gunung Mas dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, percaya diri, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

“Anak Terlindungi, Indonesia Maju” bukan sekadar slogan, tetapi menjadi semangat bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya dan memiliki masa depan yang lebih baik. (Sekretariat DP2KBP3A)-Yop

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *